ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Cara Rasulullah mendidik Anak memang metode yang paling
ideal bagi setiap keluarga muslim. Rasulullah SAW menekankan betapa
pentingnya kasih sayang orang tua terhadap perkembangan anak. Anak-anak
yang mendapatkan kasih sayang dan didikan agama yang penuh dari kedua
orang tuanya akan tumbuh menjadi pribadi yang menjunjung tinggi
nilai-nilai agamanya dengan baik hingga ia dewasa kelak. Anda ingin tahu
tips-tips inspiratif dalam mendidik anak ala Rasulullah SAW? Kita simak
saja ulasan berikut ini.Mendidik Anak Usia 0-6 Tahun, Perlakukan Ia Bagai Seorang Raja

Sejak si buah hati lahir, kehidupan orang tua pun semakin berwarna dan bermakna. Hadirnya si kecil membuat kehidupan semakin semarak dan penuh kebahagiaan. Orang tua wajib memenuhi kebutuhan si kecil, dari mulai kebutuhan gizi hingga kasih sayang yang tercurah untuknya. Di periode usia 0-6 tahun atau yang biasa kita kenal dengan ‘golden age’, Islam menganjurkan kita untuk memperlakukan anak bagai seorang raja.
Di usianya yang dini, belum banyak yang bisa mereka lakukan. Kewajiban kitalah untuk menjadikannya anak yang berguna dan berbakti bagi kedua orang tuanya. Untuk itu, sangat penting bagi para orang tua untuk menanamkan nilai-nilai agama pada si kecil agar ia tumbuh menjadi manusia yang taat pada akidah agamanya.
Rasulullah mengajarkan kepada kita semua bahwa dalam mendidik anak, cara yang lembut dan penuh kasih sayang namun tetap tegas merupakan cara terbaik. Cara nabi mendidik anak-anaknya sangatlah menentramkan. Rasulullah tidak pernah membentak anak-anaknya, justru ia menerapkan prinsip yang lemah lembut saat menegur anaknya ketika berbuat salah.
Jangan Pernah Menghardik Anak Saat Berbuat Kesalahan

Rasulullah SAW terkenal akan sifatnya yang lembut dan penuh kasih sayang. Hal tersebut tidak hanya ia tunjukkan pada para pengikutnya. Dalam mendidik anak, Rasul selalu mengedepankan cara halus dalam membimbing anak-anaknya. Tidak pernah Rasul menghardik anak-anaknya ketika mereka berbuat kesalahan.
Sebaliknya, Rasul menasehati mereka dengan cara yang tidak menyakiti anak. Cara seperti itulah yang harus kita contoh dalam mendidik buah hati.
Cara mendidik anak dari bayi tidak boleh melibatkan kekerasan, baik verbal maupun fisik. Jika menurut anda si kecil perlu ditegur dengan melibatkan kontak fisik, pastikan orang tua tidak menyentuh bagian yang vital seperti kepala dan wajah, serta perlu diingat bahwa teguran fisik pun tidak boleh menyakiti anak dan meninggalkan bekas luka. Di samping itu, nasehatilah anak dengan cara yang lembut dan bisa ditangkap maksudnya oleh anak-anak. Jangan sekali-kali menghardik dan menegur anak-anak dengan kata-kata yang menyakiti hatinya sebab bagaimanapun ia adalah darah daging kita, dan secara tidak langsung kita pun turut andil dan bertanggung jawab atas segala perbuatan yang ia lakukan, baik maupun buruk. Perkataan yang menyakitkan dari orang yang sangat berarti di hidupnya akan membekas selamanya dalam memori, oleh karena itu usahakan untuk tidak melontarkan kata-kata yang menyakitkan pada anak.
Jadilah Suri Tauladan yang Baik untuk Anak

Orang tua adalah cermin bagi anak-anaknya, maka sudah sepantasnya para orang tua untuk menjaga setiap perkataan dan perilakunya agar bisa dicontoh oleh anak. Rasulullah merupakan figur ayah yang patut dijadikan panutan bagi setiap ayah di dunia. Beliau merupakan contoh sempurna dari seorang hamba Allah yang taat serta mampu mengayomi seluruh anggota keluarganya.
Meskipun kita sebagai manusia tentunya tak pernah lepas dari kesalahan, kita pun diberikan akal yang sehat oleh Allah untuk memilah mana yang baik dan buruk. Sebagai seorang muslim, Rasulullah merupakan sosok yang patut dijadikan sebagai idola, khususnya bagi para ayah dan laki-laki muslim. Menerapkan apa yang dilakukan Rasulullah dalam mendidik anak-anaknya dapat menyempurnakan usaha anda dalam mencontoh Cara Rasulullah Mendidik Anak.
sumber : http://madujuara.com/cara-rasulullah-mendidik-anak-yang-patut-anda-jadikan-inspirasi-dalam-membimbing-si-buah-hati/
0 Response to "Mari Kita Belajar Mendiddik Anak Cara Rasulullah..."
Posting Komentar